PERAN PUSAT PERPUSTAKAAN DAN PENYEBARAN TEKNOLOGI PERTANIAN DALAM TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
DOI:
https://doi.org/10.33505/jodis.v3i1.72Kata Kunci:
Sustainable development goals, Agriculture literacy, Information literacy, InovationAbstrak
The Sustainable Development Goals (SDGs) are aligned with Indonesia's national development priorities set out in the National Medium Term Development Plan. Of the 169 SDGs targets, around 57 percent of SDGs are in line with national development priorities. Agriculture is closely related to achieving SDGs. Agricultural development driven by the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia is included in second goal and 8th on achieving SDGs in Indonesia. The second goal is to eliminate hunger, achieveĀ food security, good nutrition, and improve sustainable agriculture. Whereas, the 8th goal is to promote inclusive and sustainable economic growth, productive and comprehensive employment opportunities, and decent work for all. In the second quarter of 2017, the agricultural sector contributed 13.92 percent (up 0.33 percent from the first quarter of 2017) to economic growth. In addition to absorbing labor (31.86% of the workforce), agriculture also provides food, industrial raw materials, feed and bio-energy and contributes to foreign exchange of US $ 8.24 billion. Innovation is very important in the success of agricultural development. Information plays an important role in the application of innovation by agricultural actors. The Indonesian Center for Agricultural Library and Agricultural Technology Dissemination plays a role in providing information related to agricultural innovation and promoting agricultural literacy in the community. The activities of agricultural literacy conducted by PUSTAKA include: 1) agricultural literacy workshop among students and extension workers, 2) increasing video collections of agricultural technology, 3) agricultural literacy in Taman Baca, 4) building Kid Corner and completing it with library material in agriculture , 5) visit Agricultural Technology and Science Parks, 6) exhibitions, and 7) technical guidance for farmers by presenting resource persons who are experts in agriculture. Through agricultural literacy, the community have been able to utilize information resources such as iTani, the Agricultural Publication Repository and the agricultural information provider website. In the end, it is expected that the community will more quickly adopt agricultural innovations.
Referensi
Adimihardja, Abdurachman. 2006. Strategi mempertahankan multifungsi pertanian di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 25(3), 2006
Agustini,N.,Silvana,T.,Budiono,A.,Saepudin,E. 2015. Literasi informasi masyarakat pedesaan dalam program pemberdayaan masyarakat di kecamatan Cikancung Bandung. Jurnal kajian informasi & perpustakaan Vol.3/No.2, Desember 2015, hlm 221-234
Arifin,Bustanul. 2013. Tenaga kerja sektor pertanian : hasil dari transformasi struktural. Disampaikan pada Seminar Ekonomi Ketenagakerjaan KADIN Indonesia tanggal 14 Desember 2013 di Jakarta
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2015. Sumber daya lahan pertanian indonesia: luas, penyebaran, dan potensi ketersediaan. Jakarta : IAARD Press
BPS 2016. Potret Awal Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Di Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta. 291 hlm
Ekaputri, Indah. 2017. Bimbingan literasi informasi di perpustakaan anak sebagai fondasi awal masyarakat informasi.
Hasiguan, J. 2008. Urgensi literasi informasi dalam kurikulum berbasis kompetensi di Perguruan Tinggi. Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol. 4, No. 2, Desember 2008
http://kabar24.bisnis.com/read/20171108/15/706883/penyerapan-tenaga-kerja-sektor-pertanian-menyusut diunduh tanggal 24 April 2018
Lantarsih,R., Widodo,S.,Darwanto,D.H., Lestari,S.B., dan Paramita,S. Sistem ketahanan pangan nasional : kontribusi ketersediaan dan konsumsi energi serta optimalisasi distribusi beras. Analisis Kebijakan Pertanian. Volume 9 No. 1, Maret 2011 : 33-51
Mardina, Riana. 2012. Potensi digital natives dalam representasi literasi informasi multimedia berbasis web di perguruan tinggi. Jurnal Pustakawan Indonesia Volume 11 No. 1
Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Puspitasari,L.,Hafiar,H.,Anwar,R.K. 2014. Literasi informasi meedia : studi kasus manfaat media massa terhadap difusi inovasi pertanian di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Edulib,Vol 1. No. 1 Mei 2014
Rohman, Asep Saeful dan Sukaesih. 2017. Transformasi perpustakaan desa untuk pemberdayaan masyarakat : studi kasus di desa Margamukti-Pangalengan Bandung. Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol. 26 No. 2 Desember 2017: 47-54
Sadono, Dwi. 2008. Pemberdayaan petani : paradigma baru penyuluhan pertanian Indonesia.Jurnal Penyuluhan Maret 2008 Vol.4 No.1
Saepudin, Damayani dan Sukaesih. 2016. Literasi media bagi guru paud di kecamatan Cicalengka. Jurnal aplikasi IPTEK untuk masyarakat Vol.5 No.1, Mei 2016 : 38-43
Sudarsono,Blasius. 2017. Lebih lanjut tentang literasi informasi. http://isipii.org/kolom-pakar/lebih-lanjut-tentang-literasi-informasi. Diunduh tanggal April 2018
Sulistyaningsih, E. [2015]. Perpuseru untuk hidup lebih baik. https://cdn.sribu.com/assets/media/contest_attachment/2755eea4c423d0ae7b8a3a6f068b414d/253f8d10cc.pdf. Diunduh tanggal 2 Mei 2018
Sumekar,S dan Haryadi,U. 2016. Disampaikan dalam acara Sosialisasi Sustainable Development Goals Implementasi di Perpustakaan. Gedung Teater Perpusnas, 1 Desember 2016
United Natios Development Programme (UNDP). 2018. Sustainable Development Goals. http://www.undp.org/content/undp/en/home/sustainable-development-goals.html diunduh tanggal 26 April
Wicaksono, Kurniawan A. 2018. Penyerapan tenega kerja sektor pertanian menyusut.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2019 Journal of Documentation and Information Science

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Hak publikasi dan pemanfaatan karya intelektual pada jurnal ini menjadi milik penuh penerbit, sedangkan hak moral menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal akses dan pemanfaatan setiap artikel JoDIS tunduk di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa (CC BY-SA), yang berarti bahwa konten jurnal dapat dimanfaatkan secara bebas dan wajar (fair use) dalam bentuk serupa bahkan untuk kepentingan komersial.
- Untuk menghindari tindakan malpraktik publikasi dan plagiarisme penerbitan artikel, penulis diminta mengisi dan menandatangani pernyataan hak cipta pada Surat Pernyataan Keaslian Naskah dan Copyright Transfer.


