Transformasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Menjadi Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah: Perspektif Pimpinan Lembaga
TRANSFORMASI PUSAT DOKUMENTASI DAN INFORMASI ILMIAH MENJADI PUSAT DATA DAN DOKUMENTASI ILMIAH: PERSPEKTIF PIMPINAN LEMBAGA
DOI:
https://doi.org/10.33505/jodis.v3i2.150Kata Kunci:
Transformation, PDII, PDDI, Research Data Management, Research InstitutionAbstrak
Perkembangan teknologi dan informasi telah banyak merubah tatanan kehidupan, tidak terlepas dalam bidang Ilmu pengetahuan teknologi, dan inovasi atau IPTEKIN. Kebutuhan akan pengelolaan data penelitian yang selama ini belum dikelola oleh negara membuat PDII-LIPI dituntut untuk melakukan transformasi lembaga guna menjalankan tugas tersebut. Selain tuntutan akan kebutuhan pengelolaan data penelitian, potensi tumpang tindih akan tugas dan fungsi terjadi antara PDII-LIPI, Perpustakaan Nasional, dan Arsip Nasional Republik Indonesia turut mendorong PDII-LIPI untuk melakukan refocusing dan repositioning sehingga terdapat posisi, tugas dan fungsi yang jelas antara ketiga lembaga ini. Studi literatur dan wawancara mendalam dilakukan untuk menggali apa yang menjadi latar belakang transformasi PDII-LIPI. Melalui kajian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran dan wawasan kepada para praktisi di bidang Dokumentasi, Informasi, dan Perpustakaan terkait dengan transformasi lembaga ini.Referensi
Carlson, J., & Kneale, R. (2011). Embedded Librarianship in the Research Context: Navigating New Waters. College & Research Libraries News, 72(3), 167–170. https://doi.org/10.5860/crln.72.3.8530
Chanias, S., Myers, M. D., & Hess, T. (2018). Journal of Strategic Information Systems Digital transformation strategy making in pre-digital organizations : The case of a financial services provider. Journal of Strategic Information Systems, (November), 1–17. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2018.11.003
Chen, C., Chen, Y., Chiu, K., & Zhao, R. (2018). Challenges and Opportunities: A Survey of Practitioners’ Perceptions on Risks in Chinese Library Transformation. Journal of Academic Librarianship, 44(1), 150–161. https://doi.org/10.1016/j.acalib.2017.09.002
Dedeurwaerdere, T., Melindi-Ghidi, P., & Broggiato, A. (2016). Global scientific research commons under the Nagoya Protocol: Towards a collaborative economy model for the sharing of basic research assets. Environmental Science and Policy, 55(P1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.envsci.2015.08.006
Pinfield, S., Cox, A. M., & Smith, J. (2014). Research data management and libraries: Relationships, activities, drivers and influences. PLoS ONE, 9(12), 1–28. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0114734
Singh, N. (2018). Transition and Reformation of Indian Agricultural Libraries in the Digital and Collaborative Era: Challenges, Opportunities, and Sustainability. International Information and Library Review, 50(1), 24–33. https://doi.org/10.1080/10572317.2017.1326245
Tenopir, C. (2012). Academic Libraries and Research Data Services, (June).
Kasali, Rhenald. The Great Shifting (2018).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Journal of Documentation and Information Science

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Hak publikasi dan pemanfaatan karya intelektual pada jurnal ini menjadi milik penuh penerbit, sedangkan hak moral menjadi milik penulis.
- Aspek legal formal akses dan pemanfaatan setiap artikel JoDIS tunduk di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa (CC BY-SA), yang berarti bahwa konten jurnal dapat dimanfaatkan secara bebas dan wajar (fair use) dalam bentuk serupa bahkan untuk kepentingan komersial.
- Untuk menghindari tindakan malpraktik publikasi dan plagiarisme penerbitan artikel, penulis diminta mengisi dan menandatangani pernyataan hak cipta pada Surat Pernyataan Keaslian Naskah dan Copyright Transfer.


